Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara
langsung ke server atau HUB. Keunggulan dari topologi tipe Star ini
adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke
server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan
semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara
keseluruhan.Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel
maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation
yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak
mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel
yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya :
1
Buka Open Network and Sharing center dibagian kanan bawah pada status
bar
2. Maka akan muncul windows control
panel seperti dibawah ini:
-
klik Local
Area Conection
3 .Setelah anda meng klik Local
Area Conection,Maka akan muncul window dengan title bar
Local Area Conection Status
-
Kemudian KLIK PROPERTIS
4 .Setelah anda meng klik PROPERTIS,Maka
akan muncul window dengan title bar
Local Area Conection propertis
-
Kemudian KLIK 2kali pada Internet Protokol 4(TCP/IPV4)
5 .Setelah anda meng klik KLIK 2kali pada Internet Protokol 4(TCP/IPV4),Maka akan muncul
window Dengan title bar Internet Protokol 4(TCP/IPV4) propertis
-
Kemudian pilih General
-
Dan pilih Use the Following IP address
6 . - Kemudian isi koom IP address dengan IP server
-
Kemudian pada kolom Subnet mask akan
mengisi sendiri
-
Pada Default gateway tidak usah di isi karena ini server
-
Lalu tekan OK
7. - Buat folder maulana di dalam data D
8. - klik
kanan pada folder tersebut lalu pilih propertis
Setelah
muncul menu seperti di bawah ilih share
9 . – pilih everyone ubah read menjadi read and write
10. – Selamat folder anda telah berhasil di share ke client yang lain
0 Komentar untuk "CARA MEMBUAT SERVER MENGGUNAKAN TOPOLOGI STAR"