
Berhubung Kemarin saya dah posting Tentang BAB I Kali ini saya akan Memposting tentang BAB II . Langsung Aja
simak Postingan di bawah ini,copy juga boleh tapi di cantumin link blog saya ya!!!,,,,saling menghargai dong antar BLOOGER
BAB II
II.
LANDASAN TEORI
2.1 Aplikasi
Menurut
situs terpopuler nomor 5 di dunia, www.wikipedia.org,
perangkat lunak aplikai yaitu perangkat lunak yang digunakan untuk membantu
pemakai komputer untuk melaksanakan pekerjaanya. Jika ingin mengembangkan program
aplikasi sendiri, maka untuk menulis program aplikasi tersebut, dibutuhkan
suatu bahasa pemrogaman,yaitu language software,yang dapat berbentuk
assembler,compiler ataupun interpreter. Jadi lnguage software merupakan
bahasanya dan program yang di tulis merupakan program aplikasinya.
2.2
Pariwisata
Pariwisata
atau turisme adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreas atau
lliburan,dan juaga persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini.seorang
wisatawan atau turis adalah seorang yang melakukan perjalanan paling tidak
sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi,merupakan definisi
dari Organisasi Pariwisata Dunia
2.3
Kabupaten Purworejo
Dalam bidang pariwisata,
purworejo mengandalkan pantainya di sebelah selatan yang bernama "Pantai
Ketawang", "Pantai Keburuhan (Pasir Puncu), "Pantai
Jatimalang" didukung dengan gua-gua seperti "Gua Selokarang" dan
"Sendang Sono", di Sendang Sono (artinya kolam di bawah pohon sono)
masyarakat mempercayai bahwa mandi di sendang tersebut akan dapat mempertahankan
keremajaan. Gua Seplawan, terdapat di kecamatan Kaligesing. Goa ini banyak
diminati wisatawan.dan masih banyak lagi.Berikut daftar tempat wisata di
Kabupten purworejo.
1. Curug
Silangit
2. Wisata
Alam Hutan Purworejo
3. Pantai
Jatimalang
4. Pantai
Ketawang
5. Masjid
Agung Purworejo
6. Museum
Tosan Aji
7. GOA
Splawan
8. Puncak
Geger Menjangan
9. Curug
muncar
10. Benteng
Pendem
Selain tempat wisata tersebut, Masih banyak
lokasi tempat wisata yang berada di Jawa Tengah dan memiliki daya tarik sendiri
untuk di kunjungi.
2.4
Global Positioning System (GPS)
1. System
Navigasi GPS
Gps adalah sistem navigasi yang menggunakan
satelit yang di desain agar dapat menyediakan posisi secara instan, kecepatan
dan informasi waktu di hampir semua tempat di muka bumi setiap saat dan dalam
kondisi cuaca apaun (Antonius Hartanto).
2. Segmen
Penyusun Sistem GPS
Sistem GPS terdiri atas tiga segmen utama
yaitu segmen angkasa (space Segment),Segment sistem kontrol ,dan segmen
pengguna (user segment)
3. Sinyal
GPS
Sinyal GPS yang dipancarkan oleh satelit
satelit GPS menggunakan band frekuansi L pada Spektrum gelombang
elektromagnetik. Setiap satelit GPS memancarkan dua (2) gelombang pembawa yaitu
L1 dan L2 yang berisi data kode dan pesan navigasi.
4. Penentuan
Posisi Absolut dengan GPS
Penentuan posisi dengan GPS adalah penentuan
posisi tiga dimensi yang dinyatakan dalam sistem koordinat kartesian (X,Y,Z)
dalam datum WGS (world Geodetic System) 1984.
5. Format
data keluaran GPS
Receiver GPS memiliki format keluara sebanyak
lima (5)jenis yaitu NMEA 0180, NMEA 0182 NMEA 0183,AVIATION dan PLOTTING.
Format daa tersebut ditetapkan oleh NMEA (National Maritime Electronic
Association) dan dapat dikoneksikan ke komputer melalui port koneksi dengan
menggunakan kabel RS-232.
6. Cara
Kerja GPS
Navigasi Satelit didasarkan pada jaringan
global satelit yang mengirimkan sinyal radio di orbit bumi menengah. Pengguna
navigasi satelot paling akrab dengan 24 Global Positioning System (GPS) satelit
amerika serikat,yang mengembangkan dan mengoperasikan GPS, dan rusia yang
mengembangkan sistem serupa yang dikenal sebagai GLONASS, telah menawarkan
sistem serupa yang dikenal sebagai GLONASS,telah menawarkan sistem bebas
menggunakan masing – masing kepada masyarakat internasional.
2.5 Layanan
Berbasis Lokasi dan Pemetaan di Android
Fitur
yang semakin terjangkau dan populer pada piranti bergerak adalah kemampuan GPS.
GPS memungkinkan piranti Anda memberitau lokasi piranti lain setiap saat.
Fungsi utana GPS adalah untuk pemetaan dan pencarian lokasi,taapi dengan
sedikit kreatifitas anda bisa memanfaatkannya untuk hal lain.
2.6
Sistem Operasi Android (SO Android)
1. Pengertian
SO Android
Android adalah sistem
operasi berbasis Linux
yang dirancang untuk perangkat seluler layar
sentuh seperti telepon
pintar dan komputer
tablet
Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari
Google,
yang kemudian membelinya pada tahun 2005.Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan
didirikannya Open Handset Alliance,
konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras,
perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar
terbuka perangkat seluler.
Ponsel
Android pertama mulai dijual pada bulan Oktober 2008.nAndroid
mesupakan sistem operasi yang populer untul telepon seluler karena berbasiskan
open source sehingga pengguna dapat dengan mudah mengembangkan kedalam beragram
apilaksi. Pengembangan aplikasi yang mudah, tidak bergantung pada spesifik perangkat
keras dan open source membuat SO android menjadi sistem operasi yang sangat
populer. Arsitektur android dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Dalam pengelolaan memori Karena
perangkat Android umumnya bertenaga baterai,
Android dirancang untuk mengelola memori (RAM)
guna menjaga konsumsi daya minimal, berbeda dengan sistem operasi desktop yang
bisa terhubung pada sumber daya listrik
tak terbatas. Ketika sebuah aplikasi Android tidak lagi digunakan, sistem
secara otomatis akan menangguhkannya (suspend) dalam memori –
secara teknis aplikasi tersebut masih "terbuka", namun dengan
ditangguhkan, aplikasi tidak akan mengkonsumsi sumber daya (misalnya daya
baterai atau daya pemrosesan), dan akan "diam" di latar belakang
hingga aplikasi tersebut digunakan kembali. Cara ini memiliki manfaat ganda,
tidak hanya meningkatkan respon perangkat Android karena aplikasi tidak perlu
ditutup dan dibuka kembali dari awal setiap saat, tetapi juga memastikan bahwa
aplikasi yang berjalan di latar belakang tidak menghabiskan daya secara
sia-sia.[ Android mengelola aplikasi yang tersimpan di memori secara
otomatis: ketika memori lemah, sistem akan menonaktifkan aplikasi dan proses
yang tidak aktif untuk sementara waktu, aplikasi akan dinonaktifkan dalam
urutan terbalik, dimulai dari yang terakhir digunakan. Proses ini tidak
terlihat oleh pengguna, jadi pengguna tidak perlu mengelola memori atau
menonaktifkan aplikasi secara manual. Namun, kebingungan pengguna atas
pengelolaan memori pada Android telah menyebabkan munculnya beberapa aplikasi task
killer pihak ketiga yang populer di Google Play
2. Google maps
Merupakan sebuah layanan peta dunia berbasis
web yang disediakan oleh google dan sudah terintegerasi pada sistem operasi
android.Layanan ini gratis dan dapat ditemukan di google Baru-baru ini Google
telah meluncurkan fitur baru yang dibenamkan pada Google Maps, Yaitu Maps GL.
Menurut Google, mereka telah membuat ulang Google Maps dari awal. Maps yang
disempurnakan ini memberikan kinerja yang lebih baik, grafis 3D yang lebih
kaya, transisi halus antara citra, rotasi tampilan 45°, akses yang lebih mudah
ke Street View, dan banyak lagi.
2.7
Bahasa Pemrogaman java
Java
adalah bahasa pemrograman
yang dapat dijalankan di berbagai komputer
termasuk telepon genggam.
Bahasa ini awalnya dibuat oleh James
Gosling saat masih bergabung di Sun
Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle
dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang
terdapat pada C dan C++
namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan
rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya
dikompilasi ke dalam p-code (bytecode)
dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM).
Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus
didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena
fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa
platform sistem operasi
yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun". Saat ini java
merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas
dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun
aplikasi berbasis web.
Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di
beberapa platform / sistem
operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja.
Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan
dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin /
bytecode) sekali lalu hasilnya
dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini
memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system
Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang
didukung sampai saat ini adalah Microsoft
Windows, Linux,
Mac
OS dan Sun
Solaris. Penyebabnya adalah setiap sistem operasi
menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java)
untuk meninterpretasikan bytecode
tersebut. Bergaya C++,
memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++
sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna
Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java.
Universitas-universitas di Amerika
Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java
kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat
berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
2.8
Eclipse
Eclipse
adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment)
untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform (platform-independent).
Berikut ini adalah sifat dari Eclipse:
·
Multi-platform:
Target sistem operasi Eclipse adalah Microsoft
Windows, Linux,
Solaris,
AIX,
HP-UX
dan Mac
OS X.
·
Mulit-language:
Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java, akan tetapi Eclipse
mendukung pengembangan aplikasi berbasis bahasa pemrograman lainnya, seperti
C/C++, Cobol,
Python,
Perl,
PHP,
dan lain sebagainya.
·
Multi-role: Selain sebagai
IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse pun bisa digunakan untuk aktivitas
dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti dokumentasi, test perangkat
lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya.
Eclipse
pada saat ini merupakan salah satu IDE favorit dikarenakan gratis dan open
source, yang berarti setiap orang boleh melihat kode pemrograman perangkat
lunak ini. Selain itu, kelebihan dari Eclipse yang membuatnya populer adalah
kemampuannya untuk dapat dikembangkan oleh pengguna dengan komponen yang
dinamakan plug-in.
Secara standar Eclipse selalu dilengkapi dengan JDT
(Java Development Tools), plug-in yang membuat Eclipse kompatibel
untuk mengembangkan program Java, dan PDE
(Plug-in Development Environment) untuk mengembangkan plug-in
baru.
Eclipse
beserta plug-in-nya diimplementasikan dalam bahasa pemrograman Java.
Konsep Eclipse adalah IDE yang terbuka (open), mudah diperluas (extensible)
untuk apa saja, dan tidak untuk sesuatu yang spesifik[2].
Jadi, Eclipse tidak saja untuk mengembangkan program Java, akan tetapi dapat
digunakan untuk berbagai macam keperluan, cukup dengan menginstal plug-in
yang dibutuhkan. Apabila ingin mengembangkan program C/C++ terdapat plug-in
CDT
(C/C++ Development Tools). Selain itu, pengembangan secara visual bukan
hal yang tidak mungkin oleh Eclipse, plug-in UML2 tersedia untuk membuat diagram UML. Dengan menggunakan PDE setiap orang bisa
membuat plug-in sesuai dengan keinginannya. Salah satu situs yang
menawarkan plug-in secara gratis seperti Eclipse
downloads by project.
2.9
Waterfall
Waterfall
adalah model yang dikembangkan untuk pengembangan perangkat lunak,
membuat perangkat lunak. model berkembang secara sistematis
dari satu tahap ke tahap lain dalam mode seperti air
terjun. Model ini mengusulkan sebuah pendekatan kepada pengembangan software
yang sistematikdan sekuensial yang mulai dari tingkat kemajuan sistem pada
seluruh analisis, desain, kode, pengujian dan pemeliharaan. Model ini
melingkupi aktivitas-aktivitas sebgai berikut : rekayasa dan pemodelan sistem
informasi, analisis kebutuhan, desain, koding, mengujian dan pemeliharaan.
Model pengembangan ini bersifat linear dari tahap awal pengembangan system
yaitu tahap perencanaan sampai tahap akhir pengembangan system yaitu tahap pemeliharaan.
Tahapan berikutnya tidak akan dilaksanakan sebelum tahapan sebelumnya selesai
dilaksanakan dan tidak bisa kembali atau mengulang ke tahap sebelumnya. Dalam model ini terdapat beberapa sifat-sifat yang
menojol dan cenderung menjadi permasalahan pada model waterfall.
1. Tahapan atau fase
model waterfall
ini adalah gambar
tahapan atau fase yang paling umum tentang model waterfall
Akan tetapi Roger S. Pressman memecah
model ini menjadi 6 tahapan meskipun secara garis besar sama dengan
tahapan-tahapan model waterfall pada umumnya. Berikut adalah Gambar dan
penjelasan dari tahap-tahap yang dilakukan di dalam model ini menurut Pressman:
· System / Information
Engineering and Modeling. Permodelan ini diawali dengan mencari kebutuhan dari
keseluruhan sistem yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk software. Hal ini
sangat penting, mengingat software harus dapat berinteraksi dengan elemen-elemen
yang lain seperti hardware, database, dsb. Tahap ini sering disebut dengan
Project Definition.
· Software Requirements
Analysis. Proses pencarian kebutuhan diintensifkan dan
difokuskan pada software. Untuk mengetahui sifat dari program yang akan dibuat,
maka para software engineer harus mengerti tentang domain informasi dari
software, misalnya fungsi yang dibutuhkan, user interface, dsb. Dari 2
aktivitas tersebut (pencarian kebutuhan sistem dan software) harus
didokumentasikan dan ditunjukkan kepada pelanggan.
· Design. Proses ini
digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan diatas menjadi representasi ke
dalam bentuk “blueprint” software sebelum coding dimulai. Desain harus dapat
mengimplementasikan kebutuhan yang telah disebutkan pada tahap sebelumnya.
Seperti 2 aktivitas sebelumnya, maka proses ini juga harus didokumentasikan
sebagai konfigurasi dari software.
· Coding. Untuk dapat
dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer, maka desain tadi harus
diubah bentuknya menjadi bentuk yang dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke
dalam bahasa pemrograman melalui proses coding. Tahap ini merupakan
implementasi dari tahap design yang secara teknis nantinya dikerjakan oleh
programmer.
· Testing /
Verification. Sesuatu yang dibuat haruslah diujicobakan. Demikian
juga dengan software. Semua fungsi-fungsi software harus diujicobakan, agar
software bebas dari error, dan hasilnya harus benar-benar sesuai dengan
kebutuhan yang sudah didefinisikan sebelumnya.
· Maintenance. Pemeliharaan suatu
software diperlukan, termasuk di dalamnya adalah pengembangan, karena software
yang dibuat tidak selamanya hanya seperti itu. Ketika dijalankan mungkin saja
masih ada errors kecil yang tidak ditemukan sebelumnya, atau ada penambahan
fitur-fitur yang belum ada pada software tersebut. Pengembangan diperlukan
ketika adanya perubahan dari eksternal perusahaan seperti ketika ada pergantian
sistem operasi, atau perangkat lainnya.
3
Karakteristik waterfall
Dalam model ini terdapat beberapa sifat-sifat yang
menojol dan cenderung menjadi permasalahan pada model waterfall.
· Ketika problem
muncul, maka proses berhenti karena tidak dapat menuju ke tahapan selanjutnya.
Apabila terdapat kemungkinan problem tersebut muncul akibat kesalahan
dari tahapan sebelumnya, maka proses harus membenahi tahapan sebelumnya agar problem
ini tidak muncul.
· Karena pendekatannya
secara sequential, maka setiap tahap harus menunggu hasil dari tahap
sebelumnya. Hal itu tentu membuang waktu yang cukup lama, artinya bagian lain
tidak dapat mengerjakan hal lain selain hanya menunggu hasil dari tahap
sebelumnya.
4
Metodologi penelitian
Metodologi
penelitian adalah sekumpulan peraturan, kegiatan, dan prosedur yang digunakan
oleh pelaku suatu disiplin ilmu. Metodologi juga merupakan analisis teoritis
mengenai suatu cara atau metode. Penelitian merupak an suatu penyelidikan yang
sistematis untuk meningkatkan sejumlah pengetahuan, juga merupakan suatu usaha
yang sistematis dan terorganisasi untuk menyelidiki masalah tertentu yang
memerlukan jawaban. Hakekat penelitian dapat dipahami dengan mempelajari
berbagai aspek yang mendorong penelitian untuk melakukan penelitian. Setiap
orang mempunyai motivasi yang berbeda, di antaranya dipengaruhi oleh tujuan dan
profesi masing-masing. Motivasi dan tujuan penelitian secara umum pada dasarnya
adalah sama, yaitu bahwa penelitian merupakan refleksi dari keinginan manusia
yang selalu berusaha untuk mengetahui sesuatu. Keinginan untuk memperoleh dan
mengembangkan pengetahuan merupakan kebutuhan dasar manusia yang umumnya
menjadi motivasi untuk melakukan penelitian.
1. Tahap Analisi
Pada tahap ini akan diawali dengan pengumpulan data,
denganteknik :
·
Teknik wawancara :
Ø Dilakukan dengan mewawancara
pihak –pihak yang terkait dengan pariwisata yang ada di jawa tengah untuk
mendapatan informasi mengenai lokasi wisata jawa tengah. Pihak terkait yang
akan di wawancarai antara lain : Dinas kebudayaan dan pariwisata propinsi jawa
tengah.
Ø Dilakukan wawancara
dengan para wisatawan yang berkunjung ke jawa tengah untuk mengetahui
pengetahuan mereka akan lokasi tempat wisata yang ada di lampung
·
Studi pustaka:
Ø Mencari dan
mempelajari pustaka yang terkait dengan pariwisata yang ada di propinsi jawa
tengah.
Ø Mencari dan
mempelajari pustaka terkait dengan pengembangan sistem informasi, teknologi
android,teknik pemrogaman dan perangkat lunak pendukung. Hasil dari pengumpulan
data dan studi pustaka maka akan dilakukan proses analisis kebutuhan sistem.
2. Perancangan Sistem
Pada tahap perancangan ini akan dilakukan beberapa
langkah untuk menerjemahkan semua kebutuhan sistem dalam bentuk pemodelan
sebelum diimplementasikan dalam bentuk program. Adapun langkah – langkah yang
dilakukan pada tahap ini diantaranya adalah perancangan input output,
perancangan proses, perancangan antarmuka, dan perancangan arsitektur jaringan
komputer
3. Pembuatan Perangkat
Lunak dan Konfigurasi Perangkat
Tahap
ini merupakan proses menerjemahkan seluruh rancangan yang sudah dibuat
sebelumnya ke dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer.perangkat lunak yang
akan disajikan pada android akan dibuat menggunakan bahasa pemrogaman Java
dengan pemrogaman Eclipse
4. Tahap pengujian
Tahap ini akan
dilakukan pengujian Software,Pengujian meliputi validasi dan vertifikasi
terhaadap kebutuhan perangkt lunak yang didefinisikan. Program yang sudah jadi
akan dijalankan pada perangkat mobile berbasis android dan diuji coba untuk
melihat ada atau tidaknya kesalahan yang timbul.
2.10 Phonegap
Phonegap
adalah salah satu framework free open source yang digunakan untuk membuat
aplikasi berbasis web menjadi aplikasi native pada sistem operasi
berbasis mobile. Pada saat ini phonegap sudah mendukung 7 sistem operasi
mobile, yang salah satu diantaranya adalah android. Dengan framework ini
hanya perlu membuat aplikasi untuk sistem operasi tertentu dan selanjutnya
dapat di aplikasikan ke sistem oprasi lain yang mendukung phonegap. Pada
kerangka kerja ini pembuatan aplikasi diubah mengunakan HTML5, CSS3, dan javascript.
0 Komentar untuk "Contoh TA Teknik Informatika BAB II"